-->

Cara Mengatasi Fobia Sosial

Pengalaman pribadi mengatasi fobia sosial, cara mengatasi fobia sosial, obat fobia sosial, terapi fobia sosial, fobia sosial pada anak, fobia sosial pdf, fobia sosial kaskus

Dengan Berfikir Benar, Ia Sembuh Dari Fobia Sosial

Ini adalah kisah seorang penderita fobia sosial yang akhirnya dapat sembuh dengan sendirinya. Ia sembuh dengan memperbaiki cara berfikirnya. Mari kita ikuti kisahnya:

Setiap orang pasti pernah sedikit ataupun banyak kadarnya mengalami ketidak percayaan diri dalam berinteraksi dengan lingkungan, baik keluarga, kantor, maupun ruang lingkup pergaulan.

Seperti yang pernah saya alami, saat memasuki dunia kerja, saya merasa kurang mampu, banyak kekurangan dan saya takut kelemahan saya akan diketahui oleh rekan saya di kantor. Bahkan juga teman dalam lingkungan pergaulan saya. Saya khawatir mereka akan tidak menyukai kekurangan saya dan tidak akan menghargai saya,sehingga lambat laun akan mengucilkan saya. Saya sangat tersiksa dengam perasaan ini, namun saya bingung harus ke mana saya untuk mencari jalan keluarnya karena banyak yang menganggap itu cuma perasaan saya, jangan berfikir jelek atau terlalu jauh lah kata mereka.

Sungguh saya semakin terpuruk. Namun saya tidak mau membiarkan perasaan dan pikiran saya menjadi musuh saya sendiri. Saya bertekad terus mencari jalan keluarnya.

Saya juga banyak membeli dan membaca buku psikologi pengembangan diri,yang saya rasakan juga tidak banyak membantu saya mengatasi phobia sosial saya. Saya juga browsing mencari solusi penyembuhan fobia sosial saya, hingga saya melihat di internet metode penyembuhan dengan hypnotherapy yang bagi kantong saya lumayan berat.. :). Namun itu juga tidak banyak membantu.

Hingga akhirnya saya putuskan untuk nekat menghadapi cobaan ini,dan saya berdoa mohon bantuanNya. Alhamduliillah saya sudah sembuh sekarang saya menemukan solusi untuk kesembuhan saya.

Setelah saya renungkan ternyata masalah phobia sosial saya ini terjadi karena saya cenderung introvert perfeksionis, yakni selalu mengharapkan semua hal sempurna,baik dalam pekerjaan,penampilan,keuangan,dan semua hal agar lingkungan menghargai dan tidak mengucilkan saya.serta saya terlalu takut dengan kritikan,jadi tidak PD,menganggap orang lain,apalagi yg mengkritik lebih sempurna,padahal tidak ada manusia yang sempurna,semua punya kekurangan dan kelebihan,kecuali Tuhan.

Jadi pemikiran yang benar ini yang menyembuhkan saya,untuk menghadapi dan bergaul dimana saja,baik dgn keluarga,dikantor,lingkungan,kenapa harus sempurna?tidak ada apapun yg sempurna,tidak ada yg perfect didunia ini,kecuali Tuhan,so mengapa harus menjadi perfeksionis? Tampil jadi diri sendiri itu lah yg bikin kita nyaman,dan tidak ada yang sempurna sekali lagi,kecuali Tuhan..Dan jangan pernah berfikir negatif bahwa orang memperhatikan kekurangan kita(padahal dia juga banyak kekurangan :D, sebenarnya orang juga ada masalahnya masing masing,jadi dia lebih memikirkan masalah dan kekurangan dirinya daripada kekurangan kita. Dan satu lagi,kebanyakan orang juga merasa tidak nyaman dengan dirinya dan tidak PD,walaupun kelihatannya di luar mereka PD. Semoga mencerahkan.Salam

Baca juga:

1 comments

avatar

Benar sekali. Terima kasih untuk pencerahannya.

Balas delete



Emoticon

My Blog List